Aktifitas bongkar muat di Terminal Petikemas

Perekonomian Indonesia Siap Hadapi Tantangan 2014

(Berita Daerah – Nasional) Rapat Forum Koordinasi Stabilitas Sistem Keuangan (FKSSK) melihat perekonomian Indonesia siap untuk menghadapi segala tantangan eksternal serta telah menyiapkan antisipasi atas segala hambatan, menjelang tahun 2014.

FKSSK telah melakukan assessment dan semua dalam keadaan normal untuk mengakhiri 2013 dan memasuki 2014.

Rapat tersebut membahas kondisi perekonomian terkini, serta mendengarkan berbagai laporan dari para deputi terkait simulasi penanganan krisis dan kesiapan perjanjian multilateral currency swap Chiang Mai Initiative.

Tantangan ada, tapi infrastruktur dan hubungan dengan mitra kerja untuk memastikan adanya standar operasi yang jelas dan siapa yang melaksanakan telah disiapkan.

Perekonomian nasional juga telah memiliki skema pencegahan krisis untuk mendukung kebutuhan likuiditas potensial maupun aktual, melalui bilateral swap dengan tiga negara, pinjaman siaga, maupun perjanjian multilateral dengan ASEAN.

Selain itu, Bank Indonesia saat ini telah memiliki cadangan devisa setara enam bulan impor yang berarti cukup aman untuk mendukung ketahanan sektor eksternal dan berada di atas standar kecukupan internasional.

Segala sesuatunya akn dipersiapkan dengan baik, termasuk bilateral dengan Jepang yang nilai swapnya meningkat dua kali lipat untuk berjaga-jaga. Hal ini bukan hanya untuk resolusi krisis tapi juga sebagai prevention.

Fungsi FKSSK dipastikan berjalan dengan baik, dan perekonomian Indonesia dalam keadaan stabil memasuki tahun 2014 melalui berbagai upaya preventif tersebut, sehingga diharapkan kondisi perekonomian tahan terhadap tantangan eksternal terkait potensi “tapering off”.

Kondisi di luar itu tidak bisa dipastikan, kondisi internal Indonesia dijaga karena tidak ingin memberikan kesan terlalu percaya diri dan lengah terhadap segala risiko.

Sementara itu, defisit neraca transaksi berjalan diharapkan makin berkurang pada 2014 setelah penerbitan dua peraturan baru yang bertujuan untuk mengendalikan impor dan mendorong volume ekspor. Apabila tahun ini (akumulatif defisit) 31 miliar dolar AS, maka pada tahun 2014 nanti harus di bawah itu.

Penerbitan dua peraturan ini yaitu penyesuaian tarif pemungutan Pajak Penghasilan (PPh) pasal 22 atas impor barang dan revisi terkait Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) dilakukan untuk mendukung paket kebijakan ekonomi yang telah diumumkan pada Agustus 2013.

Pelaksanaan kebijakan ini diharapkan dapat menekan impor hingga tiga miliar dolar AS dan dari implementasi paket kebijakan sebelumnya melalui penggunaan 10 persen mandatory biodiesel, maka pemerintah dapat menghemat total tujuh miliar dolar AS.

Indonesia bisa menurunkan impor dua-tiga miliar dari paket ini, tergantung seberapa jauh efektivitasnya. Sedangkan KITE pernah diberlakukan, kemudian dihentikan dan waktu itu efeknya ekspor mengalami penurunan. Sektor manufaktur banyak mengeluhkan karena menghadapi kendala ketika akan melakukan ekspor.

Defisit neraca transaksi berjalan dapat makin berkurang melalui penerbitan PPnBM terkait barang mewah serta paket kebijakan ekonomi untuk mendorong investasi, yang terbit pada awal Januari 2014.  Diharapkan aturan tersebut bulan ini bisa selesai, setelah itu nanti ada aturan soal repatriasi profit, dan kemudian dilihat kapan terbitnya.

Pada triwulan III-2013, defisit neraca transaksi berjalan tercatat sebesar 3,8 persen terhadap PDB serta diperkirakan mencapai 3,5 persen terhadap PDB pada akhir tahun. Bank Indonesia mengharapkan pada 2014, defisit neraca transaksi berjalan berada pada kisaran 2,5 persen terhadap PDB.

Pemerintah Indonesia tengah berupaya agar neraca perdagangan negara dapat surplus dengan mendorong peningkatan ekspor seperti yang telah dicapai saat ini. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa neraca perdagangan Indonesia kembali surplus sekitar 40 juta dolar US yang mengindikasikan peningkatan ekspor.

(et/EA/BD)

Pic: ant

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>