Sejumlah wisatawan mengunjungi situs bangunan kuno, Candi Bajang Ratu, di kawasan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (4/11)

Mempromosikan Potensi Pariwisata Jawa Tengah

Sektor  pariwisata di Indonesia saat ini  mengalami banyak  kemajuan, dimana  wisatawan mancanegara yang berwisata ke Indonesia terus bertambah.  Berdasarakan data yang ada maka terlihat  jumlah kunjungan wisatawan asing yang datang ke Indonesia pada Agustus 2013 mencapai 771.000 kunjungan atau naik 21,57 persen dibandingkan dengan Agustus 2012.  Menurut  kepariwisataan dunia versi World Economic Forum (WEF) dalam kurun waktu  tiga tahun ini  posisi Indonesia mengalami peningkatan.  Bila dibandingkan negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara, peringkat tersebut menempati posisi ketiga setelah Singapura (10) dan Malaysia (35).   Salah satu tujuan  dari wisatawann mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Indonesia  adalah daerah Jawa Tengah.

Provinsi Jawa Tengah sebagai salah satu Provinsi di Indonesia yang menyimpan banyak  potensi pariwisata,  seperti  keindahan alammya  yang mempesona, beragam tradisi budaya yang  menarik, serta bermacam-macam jenis makanan tradisional dengan  cita rasa yang khas yang tersebar di 35 Kabupaten / Kota di Jawa Tengah. Keanekaragaman potensi tersebut merupakan satu kekayaan yang harus dikelola dengan baik.   Untuk menarik wisatawan maka  pemerintah daerah di tahun 2013  ini sebagai Tahun Kunjungan Wisata Jawa Tengah, melalui program Visit Jateng 2013. Dalam rangka mensukseskan program Visit Jawa Tengah maka pemerintah daerah banyak melakukan pembangunan infrastruktur maupun mengembangkan fasiltas-fasilitas lainnya.

Secara kumulatif sampai dengan byulan September 2013 jumlah kunjungan wisman mencapi 6,41 juta kunjungan atau naik 8.8 persen dibanding kunjungan wisman pada periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 5.9 juta kunjungan. Terlihat kenaikan dari jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Jawa Tengah melalui pintu masuk Bandara Adi Sumarmo pada bulan Mei 2013 sebanyak 2.015 orang atau naik dibandingkan bulan April yang hanya 1.297 orang.   Kenaikan jumlah wisatawan pada Mei 2013 juga terlihat pada tingkat penghunian kamar (TPK) kamar hotel yang tercatat 49,31 persen atau mengalami kenaikan sebesar 1,14 poin dibandingkan TPK April 2013 (sebesar 48,17 persen).

Jawa Tengah merupakan satu daerah tujuan wisata di Indonesia yang memiliki daya tarik wisata budaya dan alam yang beraneka ragam, beberapa diantara daya tarik budaya yang banyak dikenal di Jawa Tengah adalah peninggalan situs-situs purbakala seperti Candi Borobudur, Prambanan dan lain-lain.  Selain wisata peninggalan budaya, di Jawa Tengah  juga terdapat  beragam objek wisata alam berupa pegunungan,   keindahan  wisata pantai, gua alam, air terjun dan lain-lain Untuk seni  kreatifitas, maka Jawa Tengah terkenal  dengan karya seninya dalam  seni  ukiran Jepara,  kerajinan  batik, kerajinan kuningan, pahat batu, keramik,  wayang dan lain-lain. Untuk wisata kuliner, terdapat  makanan khas  seperti Bandeng Presto, Lumpia Semarang, Wingko Babat,  Keripik Jamur, Carica Kawis,  Kacang Dieng danlain-lain.

Beberapa objek wisata di  Jawa Tengah yang sedang dipromosikan dalam rangka menarik wisatawan lokal maupun mancanegara antara lain adalah :

- Candi Borobudur : merupakan satu objek peninggalan masa lampau terbaik di dunia, bahkan Borobudur pernah dinobatkan sebagai salah satu dari tujuh keajaiban yang ada di dunia.

- Candi Prambanan :  Prambanan adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia. Berlokasi di pulau Jawa, kurang lebih 20 km timur Yogyakarta, 40 km barat Surakarta dan 120 km selatan Semarang, persis di perbatasan antara Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

- Kepulauan Karimun Jawa :  merupakan salah satu objek wisata bahari unggulan di Jawa Tengah ialah kepulauan Karimunjawa yang merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Jepara, juga satu-satunya kecamatan di Jawa Tengah yang dipisahkan lautan dengan daratan Jawa.

- Resort Pegunungan Tawangmangu, Surakarta :  merupakan sebuah tempat sejuk di pegunungan dengan pemandangan indah juga air terjun yang memukau yaitu air terjun Grojogan Sewu yang memiliki ketinggian sekitar 81 meter.

- Pemandian Air Panas Guci, Tegal :  merupakan objek wisata yang merupakan petilasan Sunan Gunungjati dalam menyebarkan agama Islam di Indonesia.

- Klenteng Sam Poo Kong, Semarang :  Dikisahkan tentang  seorang utusan dari Tiongkok yang bernama Sam Poo Tay Djien dalam lawatannya ke Semarang sempat membangun sebuah tempat peribadatan berupa Klenteng. Pada saat itu beliau sedang dalam perjalanannya menuju negara-negara di Asia.

- Ketep Pass, Magelang :  atau Bukit Ketep merupakan sebuah bukit yang terletak di Desa Ketep, Magelang dan berada pada ketinggian sekitar 1.200 Meter di atas permukaan laut.

- Curug Sewu, Semarang :  merupakan wisata air terjun bertingkat tiga dengan ketinggian sekitar 70 meter.

- Baturaden, Purwokerto :  adalah sebuah wisata alam yang terletak di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Baturaden terletak di sebelah utara kota Purwokerto tepat di lereng sebelah selatan Gunung Slamet.

- Rawa Pening, Ambarawa :  Taman Wisata Rawa Pening merupakan sebuah danau dengan luas sekitar 2.670 hektare dan terletak di daerah Ambarawa, tepatnya terdapat di antara jalan Raya Semarang – Salatiga.
- Kawasan Bandungan, Ambarawa :   merupakan daerah wisata pegunungan yang terdapat di Ambarawa, Kabupaten Semarang. Daerah ini memiliki udara yang sejuk dan jauh dari polusi serta pemandangan alamnya yang indah.

Dan masih banyak lagi tempat wisata yang bisa dikunjungi di daerah Jawa Tengah

Pemerintah menyadari bahwa Industri pariwisata memberikan dampak positif terhadap perekonomian nasional. Hal ini terlihat dari kontribusi pariwisata terhadap PDB nasional dan daya serap lapangan kerja di sektor industri pariwisata. Dengan adannya pariwisata,tentu akan mendatangkan berbagai dampak di berbagai segi antara lain dampak lingkungan,sosial budaya dan dampak ekonomi. Dari segi ekonomi adanya pariwisata membawa berbagai macam dampak  bagi pekerja di kawasan wisata tersebut termasuk pemerintah daerah. Dampak lainnya adalah  berupa meningkatnya permintaan akan tranportasi umum public. Dan dampak berkelanjutannya tentu berhubungan dengan pemerintah dan masyarakat yang bekerja di bidang pariwisata akan  mendapatkan dampak positifnya.

Untuk menarik minat  wisatawan baik wisatawan dalam negeri maupun mancanegara, maka   pemerintah daerah harus  terus menjaga kelestarian tempat-tempat wisata budaya  dan terus   mengembangkan sumberdaya budaya,  sumberdaya alam yang akan membuat satu  daya tarik kepariwisataan. Selain harus diperhatikan faktor  infrastruktur  yaitu infrastruktur  transportasi darat, laut dan  udara.  Juga  harus terus menjaga  kesehatan, kebersihan,  keamanan dan keselamatan bagi para wisatawan. Dengan terus mengembangkan  hal-hal tersebut  maka Jawa Tengah akan menjadi  satu industri pariwisata yang potensial, dan dengan semakin banyaknya kunjungan wisatawan ke daerah terebut maka akan menambah devisa  pemda dan  meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Jawa Tengah itu sendiri.

Strategi Visit Jawa Tengah 2013 bertujuan untuk  mempromosikan  pariwisata secara nasional sehingga dapat  mempercepat pengembangan potensi pariwisata  dan meningkatnya   kegiatan ekonomi,  kegiatan sosial dan seni budaya . Dengan demikian menjadikan Jateng menjadi daerah destinasi wisata Indonesia akan membuka akses lapangan pekerjaan,  mengurangi kemiskinan dan menggalakkan kesenian dan budaya daerah.

(Debbie/EA-BD)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>