Seorang pekerja menaikkan kelapa sawit ke atas truk di perkebunan kelapa sawit PTPN XIV Sulsel, Desa buarau, Kecamatan Burau, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Jumat (25/9).

Sumatera Utara Salah Satu Penghasil Terbesar Kelapa Sawit Indonesia

(Berita Daerah – Sumatera) Industri kelapa sawit Indonesia saat sedang bergairah karena kelapa sawit sebagai tanaman penghasil minyak sawit dan inti sawit merupakan salah satu primadona tanaman perkebunan yang menjadi sumber devisa non migas bagi Indonesia. Propek cerah dari industri kelapa sawit dalam perdagangan minyak nabati di dunia membuat Indonesia terus menggenjot pengembangan areal perkebunan kelapa sawit.

Minyak kelapa sawit yang dapat difungsikan sebagai bahan bakar Biodisel terus digenjot produksinya oleh pemerintah Indonesia, selain itu juga bahan bakar nabati yang dihasilkan kelapa sawit ini dapat menggantikan bahan bakar minyak sebagai sumber pembangkit tenaga listrik.

Oleh karena itu pemerintah gencar memperkenalkan kelapa sawit kepada mancanegara sebagai salah satu bahan bakar yang ramah lingkungan. Perkebunan kelapa sawit di Indonesia banyak terdapat di Pulau Sumatera dan salah satunya adalah Provinsi Sumatera Utara. Luas lahan perkebunan kelapa sawit yang dikelola oleh PTPN sebesar 329.589,89 hektar dan luas areal perkebunan kelapa sawit yang dikelolak oleh rakyat (perkebunan rakyat) sebesar 410.400,42 hektar.

Perkebunan kelapa sawit di Provinsi Sumatera Utara mampu memproduksi hingga 14 juta ton pada tahun 2012 meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya mampu menghasilkan 8 juta ton kelapa sawit. Nilai ekspor minyak kelapa sawit (CPO) Sumatera Utara mengalami kenaikan 2,05 persen menjadi US$7,75 juta didorong dengan meningkatnya harga CPO di pasaran dunia yang dipicu oleh kekhawatiran pasar akan terjadinya musim kemarau di negara-negara produsen kelapa sawit salah satunya adalah Indonesia.

Meningkatnya jumlah ekspor minyak kelapa sawit ini (CPO) juga menjadi peluang yang sangat besar karena secara nasional ekspor kelapa sawit Indonesia juga cukup besar ke negara-negara eropa yang salah satunya adalah Turki. Dari total ekspor produk pertanian Indonesia yang mencapai 476,3 juta dolar AS, 50 persennya disumbang oleh kelapa sawit dengan nilai mencapai 238,15 juta dolar AS dan volumenya mencapai 450 ribu ton.

Indonesia sendiri terus berusaha dan optimis untuk meningkatkan ekspor minyak kelapa sawit ke berbagai negara seperti India, China, Belanda serta Turki. Sejak tahun 2011 pemerintah Indonesia juga telah mengeluarkan kebijakan  mengenai Indonesia Sustainable Palm (ISPO) atau standar pengelolaan perkebunan sawit yang salah satunya mensyaratkan kelestarian lingkungan sebagai standar pengelolaan industri kelapa sawit. Saat ini luas perkebunan kelapa sawit Indonesia mencapai 10 juta hektar dengan volume pada tahun 2013 lalu mencapai 28 juta ton.

Akbar Buwono/Regional Analyst at Vibiz Research/VM/BD 
Editor : Eni Ariyanti
image: ant

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>