PANEN JERUK. Seorang petani menyortir jeruk madu saat panen di Desa Gajah Kec Simpang Empat Kab Karo, Sumut, Kamis (24/10).

Sulawesi Barat Akan Kembangkan Komoditi Jeruk Manis

(Berita Daerah – Sulawesi) Provinsi Sulawesi Barat memiliki kekayaan sumber daya alam (SDA) baik didarat maupun dilaut seperti pertanian, perkebunan, kehutanan, peternakan, perikanan dan kelautan, pertambangan serta pariwisata. Provinsi ini memiliki komoditi unggulan dari subsektor perkebunan dan perikanan antara lain kelapa, kako, kelapa sawit serta perikanan tangkap.

Selain itu juga Provinsi Sulawesi Barat dinilai memiliki posisi yang strategis karena berhadapan langsung dengan Selat Makassar yang merupakan salah satu jalur lalu lintas pelayaran nasional dan internasional sehingga dapat memberikan nilai tambah yang sangat menguntungkan bagi pembangunan sosial ekonomi kedepannya.

Pada saat ini Pemprov Sulawesi Barat sedang berusaha mengembangkan tanaman jeruk manis sebagai penopang ekonomi provinsi Sulawesi Barat yang berada di dua kabupaten yaitu Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Mamuju Utara. Di kedua kabupaten itu produksi jeruk bisa mencapai 70 ribu ton per tahun dan produksinya akan terus dikembangkan agar dapat mengalami peningkatan produksi.

Di Kabupaten Mamuju juga turut dikembangkan tanaman buah durian dengan jenis durian karo dan dapat memproduksi sebanyak 3.987 ton durian per tahun. Beda lagi dengan jenis tanaman buah yang dikembangkan di Kabupaten Mamasa yaitu tanaman manggis dengan produksi mencapai 80 ribu ton per tahun karena Mamasa cocok mengembangkan tanaman manggis. Selain manggis, Kabupaten Mamasa juga mengembangkan tanaman terong belanda karena udaranya dingin berada diatas pegunungan Sulawesi Barat sehingga cocok untuk tanaman terong belanda.

Pemprov Sulawesi Barat melakukan pembagian wilayah dalam rangka mengembangkan tanaman buah-buahan karena sektor tanaman tersebut diharapkan dapat menopang perekonomian Sulawesi Barat sehingga dapat meningkat dari sektor pertanian. Sektor pertanian di Provinsi Sulawesi Barat menjadi penopang utama terhadap kinerja pertumbuhan ekonomi di wilayah Provinsi Sulawesi Barat pada triwulan I-2014.

Berdasarkan pertumbuhan q-to-q sektor pertanian di Sulawesi Barat menjadi penggerak utama kinerja perekonomian Sulawesi Barat dengan pertumbuhan mencapai 25,02 persen atau menyumbang 10,16 persen terhadap total pertumbuhan Sulawesi Barat. Hal ini didorong oleh sektor kelapa sawit sebagai salah komoditi unggulan Sulawesi Barat yang berada di Kabupaten Mamuju Tengah.

Potensi sektor pertanian yang ada di Sulawesi Barat memiliki prospek yang cerah untuk dikembangkan sehingga Pemprov Sulawesi Barat harus fokus dalam melakukan pembangunan sektor pertanian. Selain itu sektor pertanian juga dapat menyerap banyak tenaga kerja sehingga dapat mengurangi pengangguran di Provinsi Sulawesi Barat.

Akbar Buwono/Regional Analyst at Vibiz Research/VM/BD
Editor : Eni Ariyanti
image: ant