ADVERTISEMENT
Warga Sigi Kesulitan Air Di Musim Hujan
Kamis, 23 Februari 2012

Foto;bd-ant

(Berita Daerah-Sulawesi) Sulawesi Tengah sejak Oktober 2011 hingga kini dilanda musim hujan. Hampir seluruh wilayah di jantung Pulau Sulawesi itu diguyur hujan ringan, sedang dan lebat.

Berdasarkan ramalan dari Badan Meteorologi, Klimantologi dan Geofisika (BMKG)Bandara Mutiara Palu, musim hujan di Sulteng diperkirakan berangsung hingga Maret 2012.

Namun ironisnya ada satu wilayah permukiman penduduk di Kabupaten Sigi, daerah tetangga Kota Palu, Ibu kota Provinsi Sulteng justru mengalami kesulitan air.

Bulupountu, itulah namn dusun di Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi, yang dilanda kelangkaan air minum atau air bersih hampir sebulan terakhir.

Dusun yang dihuni sekitar lebih dari 200 kk yang sebagian besar adalah warga transmigrasi tersebut kini tidak lagi mendapatkan pasokan air bersih yang selama ini disuplai melalui pipa air dari Sungai Wuno.

Permukiman warga Dusun Bulupountu ini berada di dataran tinggi di wilayah pegunungan Desa Sidera.

Selama ini, warga yang tinggal dan bercocok tanam di dusun itu mengambil air dari saluran pipa air yang dibangun oleh Dinas Pertanian Provinsi Sulteng.

Di desa itu tidak ada sumber air lain yang bisa dimanfaatkan oleh warga untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan lahan pertanian.

"Sudah berlangsung hampir sebuala ini kami tidak lagi mendapatkan pasokan air karena pipa air telah dirusak warga tetangga," kata Abas, salah seorang warga dusun itu.

Untuk bisa memenuhi kebutuhan air sehari-hari, mereka terpaksa harus turun gunung mencari air di Desa Sidera dan Lolo di Kecamatan Biromaru.

"Saya dan istri selama ini mencuci pakaian dan mengambil air di Kota Palu, sekitar 15 kilometer dari Dusun Bulupountu," kata lelaki yang baru dikaruniai seorang puteri itu.

Sementara warga lainnya mengambil air di Sidera, desa yang ada di bawah yang berjarak sekitar lima kimometer dari Dusun Bulupountu.

"Tidak ada jalan lain, kecuali setiap hari harus turun gunung mencari air," katanya.

Sebagian besar warga Bulupountu adalah petani palawija dan sayur-mayur.

Hal senada dikeluhkan Ny Bernadus. Ibu rumah tangga yang juga petani bawang dan tomat itu menuturkan, beberapa waktu lalu warga tetangga merusak jaringan pipa air yang selama ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan juga areal pertanian.

Akibatnya, warga dusun itu harus bersusah payah dengan segala kemampuan mereka mencari dan mengambil air di sumur-sumur warga di desa lain di sekitarnya.

Bagi warga yang memiliki kendaraan sepeda motor dan mobil mungkin tidak terlalu sulit untuk mencari air, tetapi bagi warga yang tidak punya kendaraan, mereka mau tidak mau harus berjalan kaki menempuh perjalanan cukup jauh hanya untuk mengambil air.

Penduduk di dusun itu kini sangat berharap kepada pemerintah untuk segera memperbaiki jaringan pipa air yang dirusak warga agar mereka tidak lagi kesulitan mendapatkan pasokab air baik untuk kebutuhan air bersih maupun areal pertanian.

Sumber satu-satunya

Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Sulteng Muchlis Labanu mengatakan selama bertahun-tahun warga Bulupountu dan desa sekitarnya mengambil air bersih dari pipa air yang dibangun pemerintah sekitar 1984-1985 itu.

Begitu pula untuk mengairi lahan pertanian palawija dan sayur-mayur, petani memanfaatkan air dari saluran pipa tersebut sebagai satu-satunya sumber air bagi warga setempat.

Beberapa waktu lalu, pipa air itu tiba-tiba dirusak warga karena isu berbau kesukuan, mengakibatkan pasokan air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan lahan pertanian di beberapa desa di Kecamatan Biromaru macet total.

"Memang ini masalah yang perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah, mengingat hanya satu ini sumber air untuk konsumsi dan mengairi lahan," kata Muchlis.

Bulupountu dalam beberapa tahun terakhir ini menjadi lokasi pengembangan berbagai jenis tanaman pertanian seperti jagung, kacang-kacangan, cabai, tomat dan bawang.

Bawang produksi petani di desa itu dipasarkan ke Palu untuk memenuhi kebutuhan industri bawang goreng dan kebutuhan rumah tangga.

Kalau sumber air utama di Sungai Wuno sampai kering atau bendungan jebol dipastikan mereka tidak mendapatkan pasokan air.

Sumber utama air yang mengalir melalui pipa air yang dibangun Dinas Pertanian itu diambil dari sungai yang ada di Desa Oloboju.

Diperbaiki

Pemkab Sigi segera memperbaiki kembali jaringan pipa air bersih di Bulupountu yang dirusak warga itu.

"Dinas PU dan Pertanian Kabupaten Sigi sementara memperbaiki semua jaringan pipa air yang rusak," kata Wabup Sigi Livingstone Sango.

Sango tidak merinci biaya perbaikan tetapi mengatakan dana perbaikan jaringan pipa air yang rusak itu diambil dari alokasi dana APBN.

Ia mengaku akibat rusaknya jaringan pipa air, hingga kini masyarakat, Bulupontu sama sekali tidak mendapatkan air.

"Kasihan juga kalau jaringan pipa air tidak segera diperbaiki. Mereka untuk sementara ini terpaksa mengambil air bersih di desa lainnya dengan jarak cukup jauh," kata wabup.

Konon, kata Sango, sudah banyak tanaman pertanian dari berbagai jenis milik warga setempat yang kini mati karena kekurangan air.

Di sana, kata wabup, petani menanam bawang, cabai, tomat dan sayur bayam, sawi serta terong. Kondisi tanahnya sangat cocok, tetapi selama ini hanya mengandalkan air yang mengalir lewat jaringan pipa air bersih yang kini belum puih itu.

Wabup Sango meminta warga untuk bersabar karena tidak lama lagi upaya perbaikan saluran pipa air akan selesai.

"Kita berharap dalam beberapa hari ke depan ini pipa air sudah selesdai diperbaiki dan warga segera mendapat pasokan air," katanya.

(dn/DN/bd-ant)


Bookmark and Share
1 Komentar
sue2178, 2012-02-23|16:43:51
Iya, semoga upaya perbaikan yang sedang dilakukan oleh pemerintah dapat selesai dengan cepat supaya dapat membantu masyarakat dalam pemenuhan air bersihnya.
LEAVE A COMMENT
Nama * :
Email * : ( tidak ditampilkan )
Website :
Comment * :
Code * :
     
   
Berita Daerah adalah portal Web untuk pusat informasi berita daerah terbagi dalam berita Jawa, berita Papua, berita Sulawesi, berita Bali, berita Kalimantan, berita Sumatera, berita Maluku, berita NTT dan berita NTB. Dilengkapi dengan artikel daerah, riset daerah yang membahas tentang: bisnis daerah, investasi daerah, kebudayaan daerah, dan wisata daerah yang ada di Indonesia.