ADVERTISEMENT
Terima Kasih, Marinir
Rabu, 22 Februari 2012

Foto:bd-ant

(Berita Daerah-Jawa), Latihan Pemantapan Brigade Pendarat (Lattap Brigrat) yang dilaksanakan Korps Marinir di penghujung tahun 2011 di Pusat Latihan Tempur Korps Marinir Baluran, Asembagus, Situbondo, Jawa Timur, telah lama usai.

Sebanyak 3.000 prajurit Baret Ungu dari berbagai unsur terlibat dalam latihan yang menggunakan sejumlah material tempur, seperti 15 unit BMP-3F, lima unit Tank PT-76, 32 unit BTR-50, enam unit LVT-7, empat unit BVP-2, enam unit Roket Multi Laras (RM 70 Grad), delapan pucuk Howitzer 105 mm, empat pucuk Meriam 57 mm, tujuh pesawat udara, tiga buah Kapal Perang, dan empat unit Sea Raider.

Puncak dari seluruh rangkaian latihan Brigrat pada 26-29 Desember 2011 itu pun sudah ditandai dengan pendaratan pasukan Marinir di Pantai Banongan, uji kekuatan alutsista yang dimiliki Korps Marinir serta upacara pengangkatan KSAD, KSAU dan Kapolri menjadi warga kehormatan Korps Marinir.

Namun, staf Penerangan Pasmar-1 Koptu Mar Budi Abdillah dalam rilisnya di Surabaya, menceritakan adanya momentum menarik dalam selang sehari sebelum rangkaian kegiatan latihan Brigrat dimulai.

Saat itu (25/12), Korps Marinir mengadakan acara tasyakuran demi kelancaran dan suksesnya semua kegiatan latihan serta dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu di sekitar tempat latihan.

Dalam acara tersebut, Komandan Pasmar-1 Brigjen TNI (Mar) A. Faridz Washington melihat seorang anak kecil dengan benjolan di dahi seperti tumor.

Setelah dikonfirmasi, ternyata anak yatim yang bernama Maulana itu merupakan putra dari pasangan Ny Masinah dan Matrawi (almarhum) dari Desa Ranu Rejo, Banyu Putih, Situbondo.

Maulana yang berusia enam tahun adalah seorang anak penderita "meningochele" atau penyakit yang diakibatkan tulang kepala kurang menutup sehingga cairan otak bersarang di dahi mirip benjolan sebesar kepalan tangan orang dewasa di wajahnya.

Faktor ekonomi akibat ditinggal seorang ayah yang mendahului menghadap Sang Pencipta membuat Maulana kecil tidak mendapat pengobatan yang memadai, namun di balik kepolosan wajah anak tersebut tersirat ketegaran dan kekuatan yang luar biasa terhadap penyakit yang telah lama diderita.

"Pertemuan itu mendorong Danpasmar-1 melaporkan kepada Dankormar Mayjen (TNI) Mar M. Alfan Baharudin, lalu Dankormar memerintahkan agar anak tersebut segera dibawa ke RSAL Dr. Ramelan Surabaya untuk mendapat pengobatan," ujar Koptu Budi Abdillah melanjutkan pengalaman.

Tentunya, pengobatan itu dilakukan dengan terlebih dahulu meminta izin kepada orang tuanya. Mendengar kabar tersebut, Ny Masinah merasa senang dan tidak bisa menahan air mata.

Setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan pada 30 Desember 2011, tim dokter dari RSAL Dr. Ramelan Surabaya pun melakukan operasi pengeluaran cairan yang bersarang di wajah Maulana.

Hanya dalam waktu lebih kurang empat jam, tim dokter berhasil mengangkat benjolan yang bersarang di dahi Maulana.

Komandan Batalyon Kesehatan-1 Marinir Letkol Laut (K) Dr. Ariyo Sakso bintoro. Sp.U selaku koordinator pengobatan Maulana mengatakan bersyukur atas keberhasilan tim dalam operasi pengangkatan itu, sekaligus memuji kekuatan Maulana dalam menghadapi rasa sakit yang diderita.

Lewat Penerangan Pasmar-1, Ny Masinah pun mengucapkan banyak terima kasih kepada Komandan Korps Marinir yang telah membantu pengobatan yang tidak pernah disangka itu.

"Itu seperti mimpi buat saya dan keluarga, mudah-mudahan Korps Marinir sukses selalu. Kepada Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) M. Alfan Baharudin yang membantu biaya pengobatan anak saya itu, saya ucapkan terima kasih, terima kasih," ucap Ny Masinah tampak girang.

(es/ES/bd-ant)


Bookmark and Share
Berita Terkait :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: tampung_semua

Filename: views/artikel.php

Line Number: 242

1 Komentar
carlito, 2012-05-16|22:56:21
baru dengar nih, jadi pengen jalan kesana
LEAVE A COMMENT
Nama * :
Email * : ( tidak ditampilkan )
Website :
Comment * :
Code * :
     
   
Berita Daerah adalah portal Web untuk pusat informasi berita daerah terbagi dalam berita Jawa, berita Papua, berita Sulawesi, berita Bali, berita Kalimantan, berita Sumatera, berita Maluku, berita NTT dan berita NTB. Dilengkapi dengan artikel daerah, riset daerah yang membahas tentang: bisnis daerah, investasi daerah, kebudayaan daerah, dan wisata daerah yang ada di Indonesia.