Foto:bd-ant
(Berita Daerah-Nasional), Tidak banyak masyarakat yang mengetahui bahwa Indonesia memiliki laboratorium investigasi untuk menerjemahkan isi black box atau kotak hitam pesawat terbang. Laboratorium ini digunakan untuk menganalisis kotak hitam sebelum terjadinya kecelakaan Sukhoi.
Adapun tahapan yang harus dilakukan pertama kali adalah memastikan bahwa pihak KNKT mendapatkan tubuh black box yang baru dari pabrik pembuat kotak hitam tersebut. Ini untuk membaca memori yang tersimpan di dalam black box yang mengalami kerusakan.
Setelah itu proses download memori dilanjutkan dengan proses de-compress untuk mengubah format data mentah ke dalam format data yang diperlukan oleh software.
Selanjutnya adalah tahapan pembuatan script untuk black box jenis CVR atau plot graphic untuk black box jenis FDR. Dilanjutkan dengan pembuatan animasi sebelum akhirnya data tersebut siap untuk diserahkan kepada investigator. Seluruh proses ini, kata Tatang Kurniadi, Ketua KNKT, akan memakan waktu sekitar satu bulan pengerjaan.
Tahapan selanjutnya adalah tahap analisis oleh investigator. Proses ini akan memakan waktu sekitar enam sampai tujuh bulan sampai investigator benar-benar bisa menyimpulkan dalam sebuah final draft yang akan diserahkan ke berbagai pihak terkait.
Setelah penyerahan dilakukan maka pihak-pihak tersebut diberi waktu dua bulan untuk menyampaikan sanggahan terhadap draft yang telah disimpulkan para investigator. Ketika proses penyanggahan selesai dilakukan baru akhirnya rilis dapat disampaikan kepada masyarakat. Keseluruhan proses biasanya memakan waktu sekitar 12 bulan sebelum rilis, namun berbeda-beda tergantung tingkat kesulitannya.
(es/ES/bd-liputan6.com)