VIBIZPORTAL.COM   Dailynews   Financial   Regional   Management   ICT   Shopping   Lifestyle   Fashion   Jobs & Career   Forum
Pusat Informasi Potensi Daerah Indonesia - Pariwisata & Investasi Usaha Search
Home
Petani Purworejo Panen Bawang Pantai
Senin, 8 Februari 2010

(Berita Daerah - Jawa) - Petani Desa Munggangsari, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah panen bawang merah di lahan pasir kawasan pantai setempat, Senin.

Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto bekerja sama dengan Gabungan Kelompok Tani "Maju Makmur" Desa Munggangsari, sejak awal Desember 2009 mengembangkan budi daya bawang merah varietas "Tiron" di lahan pasir seluas dua hektare di kawasan itu.

"Kami semula tidak percaya bawang merah bisa ditanam di tanah pasir, namun kami merespons gagasan Unsoed, ternyata bisa," kata Ketua Gapoktan "Maju Makmur", Karjo (38).

Biasanya, katanya, anggotanya yang terdiri atas empat kelompok tani dengan jumlah total sekitar 30 warga setempat itu mengolah lahannya dengan budi daya jagung, semangka, cabai, dan terong.

"Kami akan menambah komoditas tanaman dengan bawang merah ini," katanya.

Hingga saat ini, katanya, yang didampingi salah seorang anggota Tim Fakultas Pertanian Unsoed, Tarwin Edi Supriyanto, relatif banyak tengkulak yang mendatangi lokasi itu untuk melihat dan menjajaki harga panenan petani bawang pantai itu.

Peneliti lahan pasir untuk budi daya pertanian yang juga dosen Fakultas Pertanian Unsoed, Saparso, mengatakan, budi daya bawang di pantai itu menerapkan teknologi pembenah tanah.

Ia menjelaskan, teknologi itu antara lain berupa penggunaan tanah liat sebagai pengikat air dan nitrogen, pupuk kandang, dan penyiraman dua hari sekali.

"Semua jenis tanaman bisa tumbuh di pasir pantai termasuk bawang merah, pengolahan lahan pasir relatif mudah antara lain tidak perlu dicangkul, tidak ada gulma, tidak ada benalu, dan bisa ditanami sepanjang tahun," katanya.

Pada masa mendatang, katanya, lahan pantai bisa dikembangkan menjadi sentra holtikultura.

Ia mengatakan, produksi bawang merah pantai bisa mencapai satu ton per hektare. Bawang varietas "Tiron" yang ditemukan petani Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta itu khusus untuk dibudidayakan di lahan pasir.

Sebatang bibit bawang merah yang ditanam di Pantai Munggangsari itu bisa berkembang menjadi 18 batang.

Selama ini, katanya, produsen bawang merah dikenal berasal dari petani Brebes dan Purbalingga.

Tetapi, katanya, pada musim hujan, petani di peta dua daerah itu tidak panen bawang merah sehingga harga di pasaran menjadi tinggi.

"Petani kawasan pantai ini bisa menanam sepanjang tahun dengan harga yang baik, prospek bawang merah di sini baik," katanya.

Beberapa tempat di kawasan lahan pasir dari Cilacap (Jateng) hingga Bantul (DIY) sepanjang sekitar 130 kilometer, katanya, telah dikembangkan petani untuk budi daya holtikultura sejak beberapa tahun terakhir.

Pada kesempatan itu puluhan siswa SMA Islam Teladan "Al Irsyad" Purwokerto didampingi Tim Fakultas Pertanian Unsoed dan Kepala Lembaga Penelitian Unsoed, Edy Yuwono, dan anggota gapoktan setempat panen perdana bawang merah pantai di kawasan bekas penambangan pasir besi Kabupaten Purworejo itu.

(rs/RS/ant)

advertisement