(Berita Daerah - Kalimantan) - Jalan Transkalimantan poros selatan yang melintasi Provinsi Kalimantan Barat mendapat alokasi dana sebesar Rp270 miliar dari APBN 2010.
Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kalbar Jakius Sinyor saat dihubungi di Pontianak, Jumat, dana tersebut pelaksanaan di sejumlah segmen jalan dengan target fungsional.
Ia menambahkan, untuk meningkatkan kualitas Jalan Transkalimantan harus dilakukan secara bertahap karena keterbatasan anggaran.
"Sifat pengerjaannya menggunakan proyek multiyears atau tidak dalam satu tahun anggaran," kata Jakius Sinyor.
Namun, lanjut dia, Pemerintah Pusat telah berkomitmen untuk menuntaskan Jalan Transkalimantan itu sehingga empat provinsi di Kalimantan dapat terhubung melalui jalur darat.
Selama ini untuk menuju kota-kota di tiga provinsi lain di Kalimantan harus menggunakan jalur udara melalui Jakarta.
Salah satu bagian dari pembangunan Jalan Transkalimantan poros selatan adalah Jembatan Tayan di Kabupaten Sanggau. "Pembebasan lahan sudah dilakukan untuk lokasi jembatan," kata dia.
Panjang Transkalimantan poros selatan 733,73 kilometer. Selain poros selatan, juga sedang dilaksanakan pembangunan jalan Transkalimantan poros utara sepanjang 872,14 kilometer dan poros tengan 486,46 kilometer.
Panjang jalan nasional di Kalbar 1.575,32 kilometer dan jalan provinsi 1.656 kilometer. Kondisinya baik hingga rusak berat.
Sebagian jalan di ruas Pontianak - Tayan sepanjang 31 kilometer akan mulai di aspal pada April mendatang. Rencananya Duta Besar Australia Bill Farmer dan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto akan hadir dalam kegiatan perdana pengaspalan.
(rs/RS/ant)
|