( Berita Daerah - Sulawesi ) - Pelaku usaha di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) optimis panen raya cengkih tahun ini akan mendorong pertumbuhan penjualan ritel 20 hingga 25 persen.
"Panen cengkih berdampak roda ekonomi sebagian besar masyarakat berputar cepat pada gilirannya akan mendorong ekonomi tumbuh lebih cepat," kata Pemilik Golden Swalayan, Hengkie Monintjai di Manado, Rabu.
Hengkie mengatakan, pengalaman setiap kali terjadi panen raya cengkih berdampak sangat positif terhadap penjualan berbagai bahan kebutuhan yang dijual di pasar swalayan dan pedagang ritel lainnya.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulut, Janny Rembet mengatakan, panen raya cengkih besar pengaruhnya terhadap ekonomi sebab banyak yang terlibat dalam pelaksanaannya.
"Petani cengkih membutuhkan buruh petik hingga puluhan ribu orang, mereka bukan hanya dari desa, tetapi pekerja di kota pun tertarik jadi buruk petik cengkih karena pendapatan yang ditawarkan jauh lebih tinggi," kata Janny.
Keterlibatan banyak orang tersebut, membuat panen raya cengkih memberi dorongan cukup kuat untuk bertumbuhnya ekonomi lebih cepat ketimbang tahun sebelumnya.
Panen cengkih tahun 2010 diperkirakan mencapai 12 ribu hingga 15 ribu ton, panen kali ini merupakan akumulasi tiga tahun terakhir tanpa hasil menyusul kegagalan pohon cengkih berbuah.
(if/IF/ant)
|