( Berita Daerah - Sumatera ) - Pemerintah Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel), mengoptimalkan budidaya ikan air tawar dengan meningkatkan fungsi Balai Benih Ikan Lokal dan mengajak warga membuat tambak ikan.
"Potensi budidaya ikan air tawar cukup bagus, namun baru tergarap sekitar 15 persen sehingga ke depan terus ditingkatkan dengan mengoptimalkan fungsi Balai Benih Ikan Lokal," kata Kabid Perikanan, Dinas Kelautan dan Perikanan Pangkalpinang, Ahmad Wadman di Pangkalpinang, Kamis.
Ia mengatakan warga terus didorong membudidayakan ikan degan membuat tambak atau kolam di lahan yang masih kosong.
"Ke depan kami mencoba mengembangkan budidaya ikan dengan membuat tambak ikan yang memanfaatkan lahan kosong, bisa saja nanti kami menetapkan satu kawasan dalam kota menjadi kawasan budidaya ikan dimana setiap warga memiliki tambak ikan," ujarnya.
Ia mengemukakan, Balai Benih Ikan Lokal masih terkendala teknologi seperti laboratorium ikan basah dan kering sehingga sampai sekarang belum bisa dilakukan sertifikasi bibit ikan.
"Pembangunan Balai Benih Ikan Lokal tersebut masih perlu ditingkatkan seperti saran fisik dan sumber daya manusia yang memadai," ujarnya.
Ia menjelaskan, Balai Benih Ikan Lokal dibangun sejak tahun 2007 dan sudah diproduksi, terus dibangun secara optimal untuk meningkatkan produksi ikan air tawar.
"Balai Benih Ikan Lokal ini dibangun di atas tanah seluas dua hektare, terdiri dari sejumlah tambak atau kolam yang memiliki ribuan bibit ikan jenis lele dan nila," ujarnya.
Bagi warga yang ingin membuat kolam ikan, pihaknya siap membantu bibit yang diberikan secara gratis hanya tinggal mendaftarkan diri ke DKP kemudian pihaknya melakukan peninjauan lokasi kolam atau tambak.
"Ke depan pemerintah memprioritaskan budidaya ikan air tawar yang potensinya cukup tinggi di kota itu untuk meningkatkan produksi ikan," ujarnya.
tha/THA/ant
|