Siapa yang tidak mengenal Pantai Kuta? Tidak hanya di Indonesia, tapi di banyak negara di dunia, Pantai Kuta di Bali sangat dikenal. Melihat matahari terbenam, atau sekedar berjemur, bahkan berselancar, tiga hal tersebut yang banyak mengundang wisatawan lokal dan mancanegara mengunjungi Pantai Kuta, Bali.
Kali ini kita akan membawa Anda sedikit mengenal wisata papan luncur atau berselancar di Pantai Kuta, Bali.
Foto : Berita Daerah / Mathilda
Pantai Kuta menjadi salah satu pilihan bagi para peselancar, alasannya Pantai Kuta memiliki ombak yang keras namun enak digunakan berselancar baik untuk pemula maupun yang telah berpengalaman dalam berselancar ini.
Foto : Berita Daerah / Mathilda
Banyaknya minat berselancar di Pantai Kuta ini yang akhirnya menimbulkan ide dari beberapa orang untuk mendirikan kursus berselancar di sekitar Pantai Kuta ini. Namun ternyata biaya kursus berselancar ini tidak murah, rata-rata sekitar 500.000 rupiah untuk 2 sampai 2,5 jam, ada juga yang lebih murah dari harga tersebut dengan catatan waktu kursus dikurangi.
Foto : Berita Daerah / Mathilda
Syarat utama untuk berselancar ini adalah bisa berenang, karena kalau berselancar dan terbawa arus, maka bagi Anda yang bisa berenang, Anda akan dapat menguasai keadaan dan tidak akan sulit untuk kembali ke tepi pantai.
Foto : Berita Daerah / Mathilda
Disamping itu tentu ada risiko yang harus Anda hadapi dalam berselancar. Sengatan sinar matahari dan terpaan air laut bisa saja membuat Anda sedikit pusing. Jika tidak hati-hati bisa juga Anda terbentur karang yang mengakibatkan sedikit luka. Atau Anda takut kulit menjadi hitam atau rambut menjadi pirang?
Foto : Berita Daerah / Mathilda
Namun jika sudah terbiasa, Anda akan dapat menikmati berselancar sambil menikmati keindahan Pantai Kuta……